Aneka Permainan Tradisional dari Jawa Timur

Indonesia yang kaya akan beragam tradisi dan kebudayaaan menyimpan keunikan tersendiri dibanding dengan Negara lain. Salah satunya ialah tentang macam-macam Permainan Tradisional yang pernah ada. Banyak permainan tradisional Jawa Timur yang pernah populer, tetapi kini sayangnya hanya menjadi kenangan dan jarang sekali dimainkan oleh anak-anak.

Permainan Tradisional merupakan permainan yang diturunkan dari generasi ke generasi. Banyak manfaat yang bisa didapat dengan memainkan permainan tradisional seperti kesehatan fisik, perkembangan sosial, emosi, mengasah ketrampilan dan lain-lain.

Manfaat Permainan Tradisional


Permainan tradisional apabila ditinjau dari segi pendidikan sangat berperan penting dalam perkembangan dan pertumbuhan anak. Dengan permainan tersebut fungsi tubuh dapat bekerja sebagaimana mestinya. Selain itu dalam permainan tradisional sendiri memiliki tujuan yang sangat penting untuk  mengembangkan aspek kognitif (kecerdasan), Afektif (sikap), dan psikomotor (gerak).

Secara khusus manfaat dari permainan tradisonal adalah:

  1. Untuk mengembangkan kecerdasan intelektual pada anak dan kecerdasan emosi pada anak
  2. Mengembangkan daya kreatifitas pada anak
  3. Meningkatkan kemampun bersosialisasi dengan lingkungan dan masyarakat
  4. Melatih kemampuan motorik anak
  5. Membentuk kharakter anak
  6. Sebagai sarana pelestarian budaya masyarakat

Karena itulah maka sebenarnya permainan tradisional sangat baik untuk diajarkan dan dimainkan oleh anak anak sekarang. Permainan tradisional akan melatih anak untuk bersosialisasi, berbeda dengan permainan modern jaman sekarang yang membuat anak cenderung bersifat individualis.

Permainan tradisional anak merupakan salah satu bentuk foklore. Permainan yang beredar secara lisan di antara anggota tradisi budaya tertentu, berbentuk tradisional, terdapat aturan main yang mengandung nilai-nilai luhur, dilakukan melalui interaksi dan diwariskan secara turun temurun melalui generasi ke generasi.

Kali ini permainan tradisional Indonesia yang akan kita bahas adalah permainan tradisional dari Jawa Timur, berikut sebagian diantaranya:

Bentik atau Gatrik atau Patil Lele


petak umpet salah satu permainan tradisional jawa timur
Permainan Tradisional Bentik membutuhkan konsentrasi dan ketahanan fisik yang baik, terutama kekuatan pada tangan. Permainan ini kebanyakan dimainkan oleh anak laki-laki, bisa dimainkan di halaman rumah atau tanah lapang. Permainan ini merupakan permainan kelompok walau bisa juga bila hanya dua orang, tapi akan lebih seru bila berkelompok.

Petak Umpet


Petak umpet bisa dilakukan di halaman dan di lapangan, bisa dilakukan anak laki-laki sekaligus perempuan.

Galasin/gobak sodor


Galasin (gobak sodor) adalah sejenis permainan daerah asli dari Indonesia. Permainan ini adalah permainan yang terdiri dari dua grup, di mana masing-masing tim terdiri dari 3 – 5 orang.

Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik, dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.

Permainan tradisional jawa timur ini sangat mengasyikkan sekaligus sangat sulit karena setiap orang harus selalu berjaga dan berlari secepat mungkin jika diperlukan untuk meraih kemenangan.

Congklak (Dakon)


Congklak adalah suatu jenis permainan tradisional yang dikenal dengan berbagai macam nama di seluruh indonesia. Cangkang kerang, biji-bijian atau bahkan kerikil digunakan sebagai biji congklak. Congklak di jawa timur lebih dikenal dengan nama dakon.

Layang – Layang


Layang-layang, layangan, merupakan lembaran bahan tipis berkerangka yang diterbangkan ke udara dan terhubungkan dengan tali atau benang ke daratan atau pengendali. Layang-layang memanfaatkan kekuatan hembusan angin sebagai alat pengangkatnya. Dikenal luas di seluruh dunia sebagai alat permainan, layang-layang diketahui juga memiliki fungsi ritual, alat bantu memancing atau menjerat, menjadi alat bantu penelitian ilmiah, dll.

Gasing


Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkeseimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib.

Sebagian besar gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari plastik, atau bahan-bahan lain. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan.

Kelereng


Kelereng (atau dalam bahasa jawa disebut nèkeran) adalah mainan kecil berbentuk bulat yang terbuat dari kaca. Ukuran kelereng sangat bermacam-macam. Umumnya ½ inci (1.25 cm) dari ujung ke ujung. Kelereng dapat dimainkan sebagai permainan anak, dan kadang dikoleksi, untuk tujuan nostalgia dan warnanya yang estetik.

Egrang


Egrang atau jangkungan adalah galah atau tongkat yang digunakan seseorang agar bisa berdiri dalam jarak tertentu di atas tanah. Egrang berjalan adalah egrang yang diperlengkapi dengan tangga sebagai tempat berdiri, atau tali pengikat untuk diikatkan ke kaki, untuk tujuan berjalan selama naik di atas ketinggian normal.

Perlu diketahui bahwa permainan tradisional dari jawa timur juga merupakan permainan tradisional dari jawa tengah dan juga sebaliknya. Jadi jika Anda mencari permainan dari jawa timur, maka jenis permainannya akan sama dengan permainan dari jawa tengah, juga sebaliknya. Mungkin nama dan cara bermainnya akan sedikit berbeda, namun intinya sama.

Masih  banyak permainan tradisional anak dari jawa timur lainnya yang  bisa dicari. Oleh sebab itu  mari  kita revitalisasi  permainan tradisional warisan leluhur supaya tetap lestari  nilai  nilainya.

An aspiring journalist and freelance writer based in Brooklyn, New York, currently obsessed with anything gadget.